gudlux images

Artikel-artikel Pilihan:

Desktop-ku Hilang ke Mana Ya?
Coba Tebak, ke manakah yang 100?
Tips Mengamankan Password Anda
Alay Generator, Apaan Tuh?
Membobol Password Linux Mint 8 Helena
Security VS Comfortability


Nggak Bisa Ngebedain?

Posted on July 26, 2008 by Moch. Iqbal Chahyadi
Filed Under All, belajar, cerita, cuap-cuap

Berikut ini adalah sebuah kisah tentang bagaimana seorang yang sudah buta hatinya susah sehingga untuk membedakan hal-hal yang kecil saja ia tak mampu, apalagi untuk membedakan hal yang besar seperti halal atau haram.
Ada seorang ustadz katakanlah namanya Iman sedang dalam perjalanan menuju Jalan Kaliurang dari arah Jalan KHA. Dahlan dengan bus. Di dalam bus ia bertemu dengan seseorang yang bernama Boim. Mereka bedua ngobrol-ngobrol dengan akrab. Sampai di suatu tikungan, Boim mohon diri untuk turun karena ia telah sampai di tujuan. Iman sendiri tidak turun karena memang belum sampai di tujuan. Dalam perjalanan ia melihat-lihat kondisi di sekitar jalan yang dilaluinya. Sang Kernet pun mendekatinya. Dikiranya ia mau meminta uang tapi ternyata Sang Kernet malah bilang begini sama Iman, “Mas, coba periksa saku dan dompetmu karena orang yang tadi kau ajak ngobrol itu adalah seorang pencopet!”.
Iman kaget dan langsung memeriksa saku celananya, “Alhamdulillah, dompetku masih ada!”
Kemudian ia mulai melihat isi kantong bajunya yang sebelah kiri, “Innalillah, uang lima ribuku hilang!”
Tapi ketika ia merogoh saku kanannya ia berucap, ”Alhamdulillahirabbil alamin, ternyata uang lima puluh ribuku masih utuh!”
Dalam hati Iman merasa bersyukur karena meskipun ia kecopetan ternyata yang diambil ‘cuman’ uang lima ribuan. Ternyata Sang Pencopet itu cukup ‘bodoh’ karena mengapa ia mengambil hanya lima ribu kalau ternyata di saku yang lain ada uang yang lebih besar. Iman lalu mencoba melupakan kejadian aneh itu dan memikirkan hal lainnya yang lebih manfaat daripada mengingat-ingat Tukang Copet yang ‘bodoh’ itu. Tak terasa dalam beberapa saat ia telah sampai di tempat yang ia tuju.
Dari sedikit cerita di atas, kita bisa mengambil pelajaran bahwa orang yang buta hatinya tak bisa membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang lebih baik. Jangankan membedakan antara hal yang halal dan haram, membedakan antara uang lima ribu dan lima puluh ribu pun ia tak sanggup. Untuk itulah, jagalah hati yang hanya satu-satunya ini agar jangan sampai buta dan cahaya Ilahi tak bisa meneranginya.

Bookmark this post:
Sphinn Bumpzee Reddit Del.icio.us Digg ma.gnolia Windows Live Technorati co.mments Slashdot DZone Netvouz PlugIM Spurl it! LinkArena Mixx Blinklist Socialogs Wists Yahoo MyWeb Furl Google Bookmarks

RSS Feeds: Articles | Comments
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |



Comments

Leave a Reply




- Why ask? This confirms you are a human user!

Search on Rapidshare.com, 4Shared & ZShare.net