Memperkecil Ukuran file MP3
Hampir dapat dipastikan bahwa pada tiap-tiap komputer yang dipakai oleh orang Indonesia, kecuali tetangga saya yang meletakkan file-filenya di laptop, pasti memiliki yang namanya file mp3. Memang, penggunaan file bertipe mpeg 1 layer 3(mp3) ini sangat luas. Tak hanya di komputer saja tapi juga pada perangkat-perangkat portable macam telpon genggam dan tentu saja tak ketinggalan mp3 player.
Para pengguna telpon genggam yang memanfaatkan mp3 sebagai nada dering ataupun dimainkan lewat player yang ada di ponselnya biasanya melakukan yang namanya kompresi dengan tujuan memperkecil ukuran file audio yang akan dipakainya sehingga jumlah file audio yang bisa dimasukkan ke ponselnya menjadi semakin banyak. Mereka biasanya menggunakan teknik yaitu menurunkan bitrate sebuah lagu. Akan tetapi, sebagai konsekuensinya kualitas suara yang dihasilkan pun akan mengalami penurunan pula.
Bagi para pemakai komputer yang memiliki media penyimpanan( harddisk) berkapasitas kecil, menyusutkan ukuran file audio dengan jalan menurunkan bitrate-nya bisa menjadi merupakan salah satu solusi tentunya dengan berbagai konsekuensinya. Tahukah anda bahwa selalu ada cara lain yang tujuannya sama akan tetapi file audio yang dihasilkan kualitasnya tak berubah dan hanya ukuran file-nya saja yang mengalami penyusutan. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menkonversinya menjadi format file OGG Vorbis. Mengapa kok OGG Vorbis? Untuk pertanyaan ini, saya kutipkan artikel dari Majalah Linux edisi I.
Free Software Foundation(FSF) yang dipimpin oleh Richard M. Stallman baru-baru ini meluncurkan situs baru PlayOGG.org. Situs ini dibuat dalam rangka mengkampanyekan penggunaan format audioOGGVorbis, format audio yang bebas paten dan bebas lisensi, serta dapat digunakan sebagai alternatif pengganti format proprietary MP3. Kampanye ini tidak hanya ditujukan untuk para distributor file audio namun juga untuk para pengguna akhir.
Saat ini format MP3 adalah format audio yang paling terkenal dan paling banyak digunakan. Namun banyak yang tidak menyadari kalau setiap orang yang mendistribusikan musiknya dalam format MP3 diwajibkan untuk membayar biaya lisensi kepada pemegang paten MP3 ini. Paten ini tidak hanya berlaku untuk distributor saja namun juga untuk para pengembangperangkat lunak dan bahkan termasuk pengguna akhir. Pengguna MP3 bisa saja sewaktu-waktu dituntut karena menggunakan hak paten MP3 secara ilegal. Bahkan Microsoft pun harus membayar 1.5 juta US$ untuk membayar biaya lisensi ganti rugi penggunaan paten MP3.
Salah satu eksekutif FSF Peter Brown mengatakan, “OGG adalah pilihan paling aman untuk anda untuk bebas dari perkara paten ketika menggunakan kompresi audio. Berpindah ke Ogg adalah solusi terbaik saat ini, sembari berusaha menghapuskan paten atas perangkat lunak”
Dengan semakin banyaknya player musik digital yang mendukung Ogg Vorbis, dan banyaknya perangkat lunak penyetel, encoder dan plugin yang tersedia di berbagai platform sistem operasi, tidak mustahil format Ogg nantinya akan menggantikan dominasi MP3 saat ini.
Ingin mencoba membuktikannya, ikutilah langkah-langkah berikut ini:
-
Pastikan bahwa di komputer anda telah terinstall Audacity dan software pengonversi file mp3 menjadi wav semacam MP3 WAV Converter, mp3 to wav dan sebagainya.
-
Pada contoh kali ini akan digunakan software MP3 WAV Converter.
-
Langkah awal adalah konversilah file mp3 yang anda miliki.
-
Caranya gampang, aktifkan MP3 WAV Converter dan pilih tab MP3 WAV.
-
Pada menu di bawahnya, klik open lalu pilih file mp3 yang ingin dikonversi. Kalau ingin menkonversi lebih dari satu file klik lagi open dan tambah lagi file yang lain. Demikian seterusnya.
-
Pada menu setting tentukan lokasi di mana anda akan menempatkan file hasil konversi. Klik browse pada menu di bawah Decode Directory (save wave files).
-
Terakhir klik convert untuk mulai mengkonversi. Perlu diingat bahwa makin banyak file yang ingin dikonversi maka waktu yang diperlukan juga semakin lama.
-
Akan anda lihat bahwa ukuran file hasil konversi menjadi besar sekali bukan, sekitar 7 s.d 10 kali lipat.
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |

Comments
One Response to “Memperkecil Ukuran file MP3”
Leave a Reply
[…] mengalami penyusutan. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menkonversinya menjadi…….Read More Entry Feed Trackback Del.icio.us Digg […]