Manajemen Jaringan
Filed Under All, IT, belajar, cuap-cuap, komputer, network, tips
Mirroring
Pertanyaan?
Server Apache hanya bisa melayani 100 requests dalam satu waktu. Apakah dengan melakukan Mirroring akan bisa mengatasi masalah tersebut dan apa plus minus yang ditimbulkannya?
Jawaban:
Plus:
Kalau kita melakukan mirroring di suatu server yang memiliki keterbatasan tentu saja akan memudahkan pengunjung/client/user yang ingin mengakses layanan yang ada di server yang bersangkutan. Misalkan saja Apache hanya bisa melayani 100 requests dalam satu waktu, padahal server yang menggunakan Apache tersebut menerima 150 requests dalam waktu tertentu. Tentu saja kalau tak dilakukan mirroring maka 50 requests yang lain tak akan terlayani (atau menunggu free requests bila 50 requests pertama sudah selesai dilayani). Lain halnya kalau server telah memiliki mirror. Jika dalam satu waktu ada 300 mirror misalnya, maka 100 requests akan dilayani dulu dan sisanya (200 requests yang lain) akan “dialihkan” ke mirror yang telah dibuat sebelumnya (dengan layanan yang sama tentunya). Akibatnya requests yang melebihi ambang batas (>100) tersebut masih bisa dilayani dengan baik. Umumnya yang kebanyakan memakai sistem mirror adalah situs-situs download karena umumnya kalau file yang disediakan server banyak dicari orang maka kemungkinan besar akan ada banyak orang yang melakukan proses download dalam waktu yang “hampir” bersamaan (yang melebihi ambang batas yang mampu dilayani server) sehingga kalau tak dilakukan mirroring ya……time out terus deh!!!!
Minus:
Tentu tak hanya keuntungan saja yang akan didapatkan karena segala sesuatu pasti juga ada ketidakenakannya. Dan bagi orang Indonesia khususnya, kendala utama adalah masalah dana. Semakin banyak mirror yang kita buat maka dana yang diperlukan pun juga akan semakin meningkat jumlahnya. Tapi itu sudah menjadi konsekuensinya. Selain itu, kita juga harus rajin melakukan monitoring terhadap mirror yang kita buat yang berarti juga akan menyita waktu kita. Jangan sampai sudah membuat mirror tapi mirrornya sendiri juga down karena kelebihan beban. Repot memang, tapi kan ga ada hal yang 100% mudah dan 100% susah di dunia ini.
Perangkat Jaringan Komputer
Pertanyaan?
Apakah PC temasuk ke dalam perangkat jaringan komputer?
Jawaban:
Berdasarkan referensi yang saya dapatkan dari:
-
ilmukomputer.com ( tulisan Dian Ardiyansah berjudul TEKNOLOGI JARINGAN KOMPUTER )
-
www.asep-hs.web.ugm.ac.id ( e-book PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER.pdf )
-
Modul Mengenal Perangkat Jaringan, oleh Tim Asisten Jarkom Program DIII Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Perangkat jaringan yang banyak jenisnya (mulai dari switch, router, bridge, kabel, hub, repeater, dll) dapat kita kelompokkan menjadi dua grup:
-
perangkat yang langsung bersentuhan pengguna (End-User Devices)
Biasanya disebut juga dengan istilah host.
Contohnya : Komputer (PC), Laptop, Server, Printer
-
perangkat yang mendukung jaringan itu sendiri (Network Devices)
Fungsi utama dari Network Devices adalah untuk mendukung berfungsinya jaringan itu sendiri. Misalkan untuk memperluas jangkauan kabel, konsentrator koneksi, mengubah format data, dan mengatur proses transfer data.
Contoh Network Devices adalah Repeater, Hub, Bridge, Switch, dan Router.
Jadi, PC termasuk ke dalam perangkat jaringan. Dalam hal ini, PC masuk perangkat jaringan kelompok End User Devices.
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |

Comments
Leave a Reply