How to Make Hidden File in GNU/Linux (and windows)
Filed Under All, GNU/Linux, belajar, sharing, software, tips, trik
Bagi Anda yang terbiasa terkena virus, worm, trojan horse dkk (terutama yang masih pakai windoz) pasti udah pernah ngerasain virus yang menyembunyikan file yang kita miliki. Teknik ini dikenal demam nama hidden file. Ya, hidden file adalah suatu mekanisme yang dipakai untuk menyembunyikan file agar tak ‘kelihatan’ ketika ditelusuri dengan windows explorer. Lho kok windows explorer sih? Ya, karena ketika Anda menggunakan file manager yang lain semisal 7z File Manager maka semua file yang di-hidden pun bakalan kelihatan dengan sangat jelas. Jadi kalau file Anda di-hidden oleh virus dkk maka jangan gunakan windows explorer untuk menemukannya, lebih baik gunakan file manager yang laen aja deh!!!
milik Anda sendiri.
Mekanisme untuk membuat suatu file menjadi hidden sebenarnya sangat mudah. Anda bisa mengikuti beberapa langkah singkat di bawah ini. Tak hanya di windows aja kok, di Linux pun bisa!
Di windoz:
- Buka windows explorer lalu cari yang file/folder yang ingin di-hidden.
- Klik kanan file/folder yang ingin di-hidden, lalu pilih Properties.
- Pada kotak dialog yang muncul, beri tanda centang di sebelah tulisan Hidden.
- Terakhir klik OK untuk konfirmasi.
- Kalau Anda ingin meng-hidden lebih dari satu file/folder maka caranya hampir sama. Sorot file yang ingin di-hidden lalu ikuri cara-cara pada langkah ke-1 hingga ke-4
- Perlu diperhatikan bahwa ketika Anda meng-hidden lebih dari satu folder yang di dalamnya ada file-file lain atau subfolder maka setelah Anda mengklik OK pada langkah ke-4 , Anda akan dihadapkan pada satu kotak peringatan lagi yang menanyakan apakah akan meng-hidden folder beserta subfolder-nya ataukah tidak.
- Cukup pilih aja untuk meng-hidden folder induknya karena kalau folder induknya udah ke-hidden maka subfolder dan file-file di dalamnya juga ga kelihatan ‘kan?
Di GNU/Linux:
- Untuk membuat hidden file di GNU/Linux caranya lebih mudah dan tak seribet di windoz
- Aktifkan Nautilus klo Anda memakai GNOME atau Konqueror/Dolphin kalau Anda memakai KDE
- Klik kanan file/folder yang ingin di-hidden. Pilih Rename.
- Ganti nama file dengan menambahkan . (titik) pada awal nama file/folder.
- Misalkan nama foldernya “Script PHP” maka setelah diubah akan menjadi “.Script PHP” (tanpa tanda petik)
- Kok belum hidden? Untuk membuktikannya sekarang refresh/reload Nautilus atau Konqueror/Dolphin Anda. Otomatis file/folder tadi akan lenyap dari pandangan Anda.
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |

Comments
Leave a Reply