Cara Alternatif Memartisi Harddisk
Bagi Anda yang terbiasa memartisi harddisk, pastilah sudah kenal dengan software semacam Partition Magic, baik itu Norton Partition Magic maupun PowerQuest Partition Magic. kedua software ini dapat kita pergunakan dengan mudah untuk mengelola (termasuk memartisi) harddisk di sistem operasi Microsoft Windows. Bahkan dengan software itu kita pun dapat memartisi Linux yang telah ada di komputer kita melalui Microsoft Windows.
Nah, sekarang kita akan mencoba cara alternatif untuk memartisi harddisk. mengapa kok kita sebut sebagai “Secara alternatif”? Apa cara ini berbeda dari yg biasanya? Ya, disebut cara alternatif karena paling tidak ada dua hal yang berbeda dari yang biasanya. pertama, kita akan memartisi harddisk melalui sistim operasi Linux yang belum terinstall di komputer kita. Dan yang kedua, kita pun tidak perlu repot-repot menginstall software yang kita gunakan utk memartisi harddisk tersebut.
Lho, emangnya bisa? Insya Allah bisa karena kita akan menggunakan salah satu distro Live CD Linux Ubuntu versi 6.06. Live CD di sini berarti kita hanya cukup mem-booting komputer kita melalui CR-Rom dan sistim operasi Linux pun bisa kita gunakan layaknya sistem operasi lain yg sudah terinstall di harddisk kita.
OK, sekarang kita mulai saja……
1.Booting-lah komputer Anda melalui CD-Rom (jangan lupa utk memasukkan CD Ubuntu-nya lho!)
2.Pada saat sebelum booting ada beberapa pilihan yang dapat kita tentukan sesuai keinginnan kita seperti resolusi layar, bahasa apa yang akan kita gunakan nanti dsb.
3.Klik System> Administration> Gnome Partition Editor
4.Sebelum Gnome Partition Editor terbuka, harddisk Anda akan di-scan dulu. Tunggulah beberapa saat.
5.Setelah Gnome Partition Editor terbuka, ada banyak pilihan yg dapat Anda lakukan terhadap harddisk Anda. Mulai dari memecah menjadi dua, mengubah file system sampai men-delete partisi yg telah ada sebelumnya.
6.Namun yg akan kita pilih utk saat ini adalah memartisi harddisk.
7.sebagau catatan, ada baiknya apabila sebelum melakukan pemartisian harddisk, data-data penting di-back up terlebih dahulu. Siapa tahu nanti terjadi sesuatu yg tdk kita inginkan shg data-data kita tdk bisa dibaca.
8.OK, pilihlah partisi mana yg akan kita belah dengan meng-klik partisi yg dimaksud.
9.Setelah itu klik kanan partisi itu lalu pilih Resize/Move atau kita langsung klik aja Resize/Move yg ada di menu bagian atas.
10.Tentukan ukuran partisi yg akan kita buat dengan menggeser anak panah atau tentukan sendiri dengan angka yg kita inginkan.
11.Kemudian klik resize. Akan muncul proses yg kita pilih tadi.
12.Tunggulah beberapa saat. Mungkin ini akan memakan waktu yg cukup lama, tergantung ukuran harddisk Anda. Tapi bersabarlah, sambil menunggu Anda bisa pergi ke belakang dulu mungkin:)
13.Setelah selesai, Anda bisa mem-format partisi yg baru saja jadi tsb dengan berbagai format file system sesuai kebutuhan Anda. Untuk Linux kita kenal ext3, ext2, reiserFS, dan JFS. Untuk Windows, kita sudah akrab dengan FAT16, FAT32, dan NTFS.
14.Tekan log out dan kemudian restart-lah Linux Anda.
15.Setelah Anda masuk ke Windows, Anda harus me-restart lagi komputer Anda kalau Windows memintanya. Selamat bereksplorasi dan semoga artikel ini bermanfaat!
Silahkan download versi pdf dari tulisan ini (disertai gambar yang insya Allah akan lebih memudahkan Anda)
Password: gudlux
File: Cara Alternatif Memartisi Harddisk.pdf
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |

Comments
Leave a Reply