Be Patient!
Based on my last experience a fed days ago, I got a conclusion that we should be patient dalam menghadapi segala macam hal yang terjadi dalam kehidupan kita. This story was happened to my linux partition (there was installed distro Linux Mint). On that time I was trying to learn and exercise with PHP while i play WinAmp with WINE (windoz emulator or wine is not emulator etc). Suddenly, Linux Mint terdiam dan lampu indikator harddisk menyala terus dan akhirnya kursor pun tak mau digerakkan.
Finally, i decided to use combination Ctrl + Alt + Backspace to terminate the session n log off from GNOME desktop. But i have waited a little bit long and there was nothing. So, i used another combination Ctrl + Alt + Delete and my computer restarted. When i login again in linux mint, there was nothing yang mencurigakan so that i continued to do my activities. Namun hal yang sama terjadi again. Kali ini lebih parah coz sebelumnya diawali dengan tak mau di-load-nya Amarok. berkali-kali aku klik icon amarok but it wasn’t appeared juga. Again, i used Ctrl + Alt + Delete to restart Linux Mint.
Nah, baru deh keliatan that there was something wrong. Aku diminta untuk login as root (linux super user) or typed Ctrl + D to restart again. Ya, klo milih restart ga bakalan masuk ke desktop Linux Mint dong! So, i tried to enter linux console and run e2fsck berharap bisa segera diselesaikan. Gak seprti biassanya sewaktu run e2fsck, cleaning node progress kok take a long time and i should press more “Y”sampai pegel juga nih telunjuk!
After cleaning node progress finished pun, ternyata aku belom juga masuk ke desktop Linux Mint. Malahan harus restart again nih. Akhirnya ya mau gimana lagi, restart again. Habis restart ternyata ada masalah lain, beberapa file untuk booting ternyata mengalami corrupt dan gak bisa dibaca sehingga aku bener-bener can’t login. Wah, lagi unlucky kali ya?
Karena linux mint itu distro yang dibandrol dalam bentuk live cd jadinya aku gak bisa repair lewat cd master-nya. Kalau installed-distros like opensuse, fedora dsb kan bisa di-repair lewat cd master-nya sehingga sistem yang rusak kemungkinan bisa diperbaiki. Ya, mau gimana lagi, gara-gara gak sabar ya jadinya kayak gini. So, if you met something yang gak enak buat kamu, jangan keburu-buru ambil jalan pintas tapi dipikir dalam-dalam terlebih dulu. Jangan memutuskan sesuatu selagi pikiran masih kacau.
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |

Comments
One Response to “Be Patient!”
Leave a Reply
[…] to my linux partition (there was installed distro Linux Mint). On that time I was trying to ….Read More Entry Feed Trackback Del.icio.us Digg […]