gudlux images

Artikel-artikel Pilihan:

Desktop-ku Hilang ke Mana Ya?
Coba Tebak, ke manakah yang 100?
Tips Mengamankan Password Anda
Alay Generator, Apaan Tuh?
Membobol Password Linux Mint 8 Helena
Security VS Comfortability


Ada apa dengan lingkungan sekitar kita?

Posted on April 18, 2009 by Moch. Iqbal Chahyadi
Filed Under All, cuap-cuap, sharing

Hampir dapat dipastikan Anda yang tinggal di Indoneia khususnya di kota-kota besar semacam Jakarta, Surabaya, Medan dan mungkin juga Yogyakarta sekalipun, sudah merasakan ketidaknyamanan cuaca pada masa-masa sekarang ini. Ketika siang hari, panasnya ga ketulungan dan malam harinya dingin pun menyelimuti. Udara di pagi hari pun tak sesegar doeloe. Saat berkendara di jalan raya, akan kita temui orang-orang, utamanya yang mengendarai sepeda motor mayoritas memakai penutup hidung dan mulut (masker).
Ada apa gerangan? Mengapa lingkungan semakin tak bersahabat atau manusialah yang mengganggu kestabilan lingkungan sehingga ia menjadi ’sakit’? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang harus kita jawab bersama-sama. Pernahkah Anda mendengar yang namanya global warming atau pemanasan global dan berita-berita mengenai kerusakan alam serta pencemaran lingkungan? Seberapa pedulikah Anda dengan keadaan lingkungan sekitar Anda?
Kalau berbicara soal penyelamatan lingkungan, kita sebenarnya ga perlu bicara muluk-muluk tentang seberapa besar dana yang dibutuhkan. Kita bisa menyelamatkan alam ini dengan melakukan hal-hal kecil yang dimulai dari lingkungan terdekat. Tak perlu biaya yang mencapai angka milyaran. Ok, mari kita lihat apa aja yang bisa kita lakukan….
1.Jangan terburu-buru membuang kertas yang Anda miliki
Anda pasti tahu bahwa kertas yang kita gunakan sehari-hari dibuat dari pohon. Jadi semakin banyak kertas yang kita buang maka semakin banyak pula pohon-pohon yang kan ditebang. Solusinya ada bermacam-macam. Kalau Anda punya keahlian, daur ulanglah kertas yang Anda anggap tak berguna itu. Atau kalau Anda tak memiliki kemampuan untuk mendaur ulang maka jangan malu untuk menggunakan kertas daur ulang.
Selain itu, manfaatkanlah tiap inci dari kertas yang Anda miliki dengan sebaik-baiknya. Kalau cuman buat corat-coret, janganlah menggunakan kertas yang masih putih bersih. Gunakan aja kertas buram atau carrlah kertas-kertas yang masih ada bagian putihnya.
2.Usahakan di lingkungan sekitar ada tanaman
Gak perlu tanaman yang besar-besat kalau emang ga ada tempatnya. Beli/buat aja pot-pot kecil dan tanamilah aneka tanaman seperti bunga-bungaan, cabe, tomat, dll. Biarin aja orang-orang ngomongin dana reboisasi yang sampai sekarang ga ada buktinya. Yang terpenting kita mulai dari diri kita sendiri sejauh yang kita mampu.
3.Buang sampah pada tempatnya
Hal ini mungkin adalah kalimat yang udah sangat sering sekali kita dengarkan dan ‘mungkin’ yang paling banyak dilanggar oleh mayoritas rakyat Indonesia. Namun, lagi-lagi jadilah orang yang tertib dalam membuang sampah karena dengan begitu minimal Anda menambah jumlah <!–more–>orang yang membuang sampah sembarangan. Kalau Anda memang belum bisa mengurangi jumlahnya, ya paling gak jangan menambah jumlahnya!
4.Hemat penggunaan listrik
Tahu ga sih kalau listrik yang kita gunakan sehari-hari itu ga semuanya dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga alam seperti air, panas bumi atau uap. Ada juga listrik yang dihasilkan dari mesin yang memakai bahn bakar minyak yang tentu saja sangat berpotensial menambah polusi udara. Kalau emang sedang ga dipakai, alat-alat elektronik yang ada di rumah sebaiknya dimatiin aja. Selain menghemat listrik, juga memperpanjang usia alat elektronik yang bersangkutan. Kalau mau tidur sehabis nonton TV, sebaiknya diset agar TV mati setelah jangka waktu tertentu. Seandainya ga ada fasilitas emacam itu, ya jangan nonton TV dong kalau emang mata udah ngantuk.
5.Kurangi penggunaan kendaraan bermotor
Saat ini jumlah kendaraan bermotor makin hari makin banyak sedangkan luas hutan malah sebaliknya. Ya, karena kita ga mampu mengurangi jumlah kendaraan yang ada di jalan, maka yang dapat kita lakukan adalah dengan mengurangi intensitas penggunaanya. Kalau emang ga terlalu penting seklai, ya ga usah deh jalan-jalan ke sana sini tanpa tujuan yang jelas. Dan jika jaraknya cuman beberapa kilometer aja, kenapa kok ga gunain sepeda sebagai alternatif kendaraan bermotor. Lagian, jalannya kan lurus-lurus aja to, ga naik turun kayak di pegunungan.

Mungkin masih banyak sekali hal yang dapat kita lakukan selain yang sudah saya sebutkan di atas. Ayo, kita mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan terdekat. Kalau ga sekarang, kapan lagi akan dimulai dan siapa yang tahu berapa usia kita…

Bookmark this post:
Sphinn Bumpzee Reddit Del.icio.us Digg ma.gnolia Windows Live Technorati co.mments Slashdot DZone Netvouz PlugIM Spurl it! LinkArena Mixx Blinklist Socialogs Wists Yahoo MyWeb Furl Google Bookmarks

RSS Feeds: Articles | Comments
Subscribe to this site: Bloglines | Feedster | Newsgator | Pluckit | Rojo |



Comments

Leave a Reply




- Why ask? This confirms you are a human user!

Search on Rapidshare.com, 4Shared & ZShare.net